BMKG Perpanjang Siaga Cuaca Ekstrem hingga 16 Feb

BMKG Perpanjang Siaga Cuaca Ekstrem hingga 16 Feb

BMKG Perpanjang Siaga Cuaca Ekstrem hingga 16 Feb. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperpanjang status siaga cuaca ekstrem hingga Minggu malam (16 Februari 2026) untuk sebagian besar wilayah Indonesia, terutama Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera bagian selatan, dan Kalimantan barat daya. Peringatan ini dikeluarkan karena potensi hujan lebat hingga sangat lebat (100–250 mm/hari), disertai petir, kilat, dan angin kencang 40–70 km/jam masih tinggi akibat pengaruh Monsun Asia yang kuat dan bibit siklon tropis di Samudra Hindia selatan Jawa. Hingga Jumat sore (14 Februari 2026), banjir, longsor, dan banjir bandang sudah terjadi di 28 kabupaten/kota, dengan ratusan rumah terendam dan beberapa jalur utama terputus. INFO DJ

Penyebab dan Prakiraan Cuaca: BMKG Perpanjang Siaga Cuaca Ekstrem hingga 16 Feb

Cuaca ekstrem dipicu oleh tiga faktor utama yang saling memperkuat. Pertama, Monsun Asia yang aktif membawa massa udara lembap dalam jumlah besar dari Samudra Hindia ke daratan Indonesia bagian barat dan tengah. Kedua, bibit siklon tropis yang berada sekitar 600–900 km barat daya Lampung masih aktif dan menciptakan daerah pertemuan angin (konvergensi) di atas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Ketiga, kelembapan udara lapisan rendah yang mencapai 90–95 persen ditambah suhu permukaan laut hangat (>29 °C) mendukung pembentukan awan cumulonimbus besar yang produktif hujan.
BMKG memperkirakan puncak intensitas hujan terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu malam, dengan curah hujan tertinggi di Jawa Barat (Bogor, Sukabumi, Bandung, Cianjur), Jawa Tengah (Semarang, Purwokerto, Cilacap), Jawa Timur (Malang, Blitar, Kediri), Bali (Gianyar, Bangli, Karangasem), dan NTB (Lombok Tengah, Sumbawa). Pada Minggu intensitas mulai menurun menjadi hujan sedang-lebat, tapi potensi longsor dan banjir bandang tetap tinggi di lereng gunung dan hulu sungai karena tanah sudah jenuh air.

Dampak dan Penanganan: BMKG Perpanjang Siaga Cuaca Ekstrem hingga 16 Feb

Dampak terasa luas sejak Rabu malam. Di Jawa Barat, longsor kecil terjadi di jalur Puncak Pass dan Bogor–Ciawi, sementara genangan merendam ratusan rumah di Bekasi, Karawang, Depok, dan Bandung. Di Jawa Tengah, banjir bandang melanda lereng Gunung Merapi dan Merbabu, merusak puluhan rumah dan jembatan kecil. Di Bali, banjir rob diperparah hujan lebat di pesisir selatan (Kuta, Jimbaran). Di NTB, hujan lebat menyebabkan banjir di Lombok Tengah dan longsor di lereng Gunung Rinjani. Total rumah terendam mencapai lebih dari 2.000 unit, dengan sekitar 5.500 jiwa mengungsi ke masjid, gereja, dan balai desa.
BPBD di seluruh provinsi bersama TNI-Polri, Basarnas, Tagana, dan relawan PMI mendirikan posko darurat di titik-titik rawan. Distribusi sembako, air minum, selimut, dan masker sudah berjalan. PLN memulihkan listrik secara bertahap setelah ratusan tiang roboh tertimpa pohon tumbang. Dinas Kesehatan membuka posko kesehatan darurat untuk mencegah penyakit pasca-banjir seperti diare dan ISPA. Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, dan NTB menyatakan siap mengalokasikan dana siaga provinsi, sementara BNPB menyiapkan bantuan tambahan jika genangan tidak surut dalam 72 jam ke depan.

Kesimpulan

Peringatan BMKG yang diperpanjang hingga 16 Februari menunjukkan bahwa cuaca ekstrem masih akan mendominasi Jawa dan Sumatera dalam beberapa hari ke depan. Meski belum menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, potensi banjir, longsor, dan banjir bandang sangat nyata, terutama di wilayah pegunungan dan hulu sungai. Respons cepat pemerintah daerah dan pusat patut diapresiasi, terutama dalam pembukaan posko dan distribusi bantuan. Namun kejadian ini juga menegaskan perlunya solusi jangka panjang: normalisasi sungai, restorasi hutan lindung, penataan drainase kota, dan edukasi masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi. Semoga hujan segera reda dan wilayah-wilayah terdampak bisa pulih cepat tanpa korban jiwa maupun kerugian besar. Warga diimbau tetap waspada, ikuti peringatan resmi, dan hindari daerah rawan hingga cuaca benar-benar membaik.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *