Atlet Indonesia Raih Medali Perak di Italia

Atlet Indonesia Raih Medali Perak di Italia

Atlet Indonesia Raih Medali Perak di Italia. Tim Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional setelah atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma Dewi berhasil meraih medali perak pada ajang IFSC Climbing World Cup 2026 di Brixen, Italia, yang berlangsung 10–12 Februari 2026. Desak Made finis di posisi kedua nomor speed setelah mencatat waktu terbaik 6,49 detik di babak final, hanya kalah tipis dari atlet Amerika Serikat Emma Hunt yang mencetak rekor dunia baru 6,42 detik. Medali perak ini menjadi yang kedua bagi Desak Made di World Cup musim ini setelah sebelumnya meraih perunggu di Seoul, dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sprinter panjat tebing terbaik dunia saat ini. BERITA TERKINI

Performa Desak Made di Brixen: Atlet Indonesia Raih Medali Perak di Italia

Desak Made memulai kompetisi dengan catatan waktu yang konsisten sejak babak kualifikasi. Ia mencatat 6,58 detik di kualifikasi, lalu terus memperbaiki waktu di setiap babak eliminasi: 6,55 detik di 1/16 final, 6,52 detik di 1/8 final, dan 6,50 detik di perempat final. Di semifinal, ia mengalahkan atlet Prancis Capucine Viglione dengan selisih 0,08 detik setelah mencatat 6,49 detik—waktu terbaiknya di kompetisi ini.
Di final, Desak Made tampil sangat baik dengan start yang eksplosif dan teknik gerakan yang mulus. Namun Emma Hunt—yang sudah memegang rekor dunia sebelumnya—mampu memecahkan rekornya sendiri menjadi 6,42 detik. Selisih 0,07 detik itu menjadi yang paling tipis di final World Cup musim ini. Meski tidak berhasil meraih emas, waktu 6,49 detik Desak Made tetap masuk dalam daftar 10 waktu tercepat sepanjang sejarah nomor speed putri dan menjadi rekor nasional baru Indonesia.
Sepanjang kompetisi, Desak Made menunjukkan mental juara: ia tetap tenang meski berada di bawah tekanan besar dan berhasil mengatasi start yang sempat kurang sempurna di babak awal. Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia, Hendra Basir, menyatakan bahwa performa ini membuktikan Desak Made sudah berada di level dunia dan siap bersaing di Piala Dunia berikutnya serta kualifikasi Olimpiade 2028.

Dampak dan Posisi di Klasemen Dunia: Atlet Indonesia Raih Medali Perak di Italia

Medali perak ini membawa Desak Made naik ke peringkat 3 klasemen sementara IFSC Speed World Cup 2026 dengan total 285 poin, hanya terpaut 15 poin dari pimpinan klasemen Emma Hunt (300 poin) dan 10 poin dari atlet Rusia Iuliia Kaplina di posisi kedua. Prestasi ini juga menjadi medali ke-4 Desak Made di World Cup sepanjang kariernya, setelah emas di Seoul 2023, perak di Edinburgh 2024, dan perunggu di Seoul 2025.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan dominasi Indonesia di nomor speed putri Asia Tenggara dan menambah kepercayaan diri tim menjelang Asian Championships dan kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Desak Made sendiri menyatakan dalam wawancara pasca-lomba bahwa ia masih fokus memperbaiki teknik start dan reaksi awal agar bisa memecahkan rekor dunia di event mendatang.

Kesimpulan

Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perak di IFSC Climbing World Cup 2026 Brixen, Italia. Waktu 6,49 detik di final menunjukkan bahwa ia sudah sangat dekat dengan level terbaik dunia dan hanya kalah tipis dari rekor baru Emma Hunt. Prestasi ini bukan hanya menambah koleksi medali, tapi juga membuktikan bahwa Indonesia memiliki talenta muda yang mampu bersaing di kancah internasional cabang panjat tebing. Dengan konsistensi yang terus meningkat, Desak Made berpeluang besar menjadi kontender emas di event-event besar tahun ini serta kualifikasi Olimpiade 2028. Kemenangan ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh atlet panjat tebing Indonesia untuk terus berlatih keras. Prestasi Desak Made di Italia sekali lagi membuktikan bahwa “Bintang dari Bali” ini bukan hanya harapan, melainkan kenyataan yang sedang menulis sejarah baru bagi olahraga Indonesia di panggung dunia. Selamat atas medali perak yang luar biasa—semoga terus berprestasi dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di setiap kompetisi.

BACA SELENGKAPNYA DI….

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *